MUI Minta Polda Jatim Tuntaskan Judi Online Probolinggo

Probolinggo (wartabromo.com) – MUI Kabupaten Probolinggo mengapresiasi kemajuan Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dalam mengungkap judi online. Para ulama juga meminta polisi menyelesaikan permainan ilegal di Bumi Rengganis.

“Tentunya kami mengapresiasi langkah polisi dalam memberantas perjudian di kawasan Probolinggo. Kami berharap kasus ini bisa diselesaikan hingga ke akar rumput,” kata Sekretaris MUI MUI Probolinggo, Yasin, Kamis, 25 Juni 2020.

Yasin mengatakan, judi online di Kabupaten Probolinggo baru dikenal. Yang biasa dilakukan Yasin adalah judi togel manual, judi sabung ayam, judi cap jeki dan lain sebagainya. Dia percaya perjudian online lebih umum daripada perjudian tradisional. Pasalnya, para aktivis judi online sulit dikenali dengan mata telanjang.

“Saya kira judi online hanya ada di kota-kota besar. Tapi kenyataannya Kabupaten Probolinggo sudah ada. Judi tradisional bisa dilihat dari kasat mata. Namun karena sudah modern, menggunakan smartphone dan perangkat lainnya. Jadi harus dilengkapi agar tidak sampai menjadi hal yang biasa, "katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satuan V Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim memperoleh AB alias MAN, warga Desa Randujalak, Kabupaten Besuk, Kabupaten Probolinggo pada Senin (22/6/2020). Ia diduga sebagai bandar judi online di Kabupaten Probolinggo.

"Di Probolinggo dia bosnya," kata Kapolres Muhammad Aldi Sulaiman. (gergaji / gergaji)

Baca:  Koran Online 14 Feb : Prioritas Kebijakan Khofifah setelah Dilantik, hingga Kiai Ma’ruf Diberi Sorban Kiai Asád saat ke Sidogiri